Tampilkan postingan dengan label Dosa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dosa. Tampilkan semua postingan

Jumat, 01 Januari 2021

BISA JADI MASALAHNYA ADA PADA KITA

 


            Melihat satu titik putih yang ada di lembaran hitam, atau satu titik hitam di lembaran putih, mata kita fokus tertuju pada satu titik itu. Mata kita pun mengabaikan warna lain yang begitu luas itu dibanding dengan titik tersebut. Mungkin seperti inilah gambaran untuk ungkapan yang telah masyhur dalam bahasa kita: "Semut di ujung lautan nampak, gajah di pelupuk mata tak nampak."

Kadangkala ketika terjadi konflik dengan suami/istri kita, kita marah, dan kita selalu fokus hanya memikirkan kekeliruannya saja. Senantiasa kita memikirkan itu sehingga kekeliruannya nampak begitu besar, padahal sebenarnya itu kecil, sedangkan kebaikannya begitu banyak. Hingga kebaikan yang banyak itu pun seolah terkubur dengan sedikit kekeliruannya. Padahal wajar, sebagai manusia pasti memiliki kekurangan atau melakukan kekeliruan, bukankah kita juga demikian? Selagi kekeliruan itu masih bisa ditolerir, maafkanlah. Lihatlah sisi kelebihannya yang begitu banyak. Ingatlah, dia adalah pasangan hidup kita yang senantiasa membersamai kita dalam suka dan duka.

Minggu, 01 September 2019

PESAN UNTUK PARA PEROKOK


Melihat para perokok di zaman ini persis seperti sabda Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tentang permisalan teman yang buruk; jika ia tidak membuatmu terbakar maka minimalnya engkau mencium bau tidak sedap dari asapnya. Persis: jika engkau tak mendapat contoh dan perlakuan akhlak buruk darinya, maka minimalnya engkau mencium bau rokok dan bau mulutnya.
Mestinya para perokok khawatir kalau-kalau betapa banyak orang yang menuntutnya kelak di hari kiamat, lantaran banyak orang yang terganggu dan terdzalimi dengan bau rokoknya. Sehingga betapa banyak pahala yang akan hilang darinya kelak.

Jumat, 08 Februari 2019

BAHAYA BID’AH

      Bid’ah atau yang didefinisikan oleh para ulama dengan perkara baru dalam agama yang tidak ada tuntunannya dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan para sahabat beliau radhiyallahu 'anhum, memiliki bahaya yang banyak bagi seorang hamba, sehingga kita harus waspada terhadapnya. Di antara bahaya-bahaya itu adalah sebagai berikut:
1.      Sebab perpecahan
Allah 'azza wa jalla berfirman:
وَلَا تَتَّبِعُوا السُّبُلَ فَتَفَرَّقَ بِكُمْ عَنْ سَبِيلِهِ
Janganlah kalian ikuti jalan-jalan yang lain (selain jalan Allah), karena itu akan mencerai beraikan kalian dari jalan-Nya.(QS. al-An’am [6]: 153).

Rabu, 06 Februari 2019

CONTOH-CONTOH BID’AH


Sebagaimana penjelasan para ulama, bahwa bid’ah adalah setiap amalan yang diada-adakan dalam agama Islam yang tidak pernah ada tuntunannya dari Nabi kita Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam dan para Sahabat beliau radhiyallahu 'anhum, maka kita bisa mengetahui bahwa contoh-contoh amalan bid’ah ada banyak sekali, baik menyangkut keyakinan, ucapan, ataupun perbuatan. Amalan-amalan bid’ah harus ditinggalkan dan dijauhi, karena ia adalah perbuatan dosa dan terlarang, meskipun nampak seperti ibadah, bahkan meskipun dianggap baik dan diamalkan oleh banyak orang. Abdullah bin Umar radhiyallahu 'anhuma berkata:
كُلُّ بِدْعَةٍ ضَلَالَةٌ وَإِنْ رَآهَا النَّاسُ حَسَنَةً
“Setiap bid’ah adalah sesat, meski manusia melihatnya sebagai sesuatu yang baik.” (Syarh Ushul I’tiqad Ahlis Sunnah wal Jamaah 1/126 karya Imam al-Lalika’i rahimahullah - Maktabah Syamilah)

Kamis, 18 Oktober 2018

AMALAN YANG DITERIMA


Sebagai seorang muslim, pastilah kita ingin agar amalan ibadah kita diterima oleh Allah subhanahu wa ta'ala, sehingga menjadi amalan yang berpahala dan bisa memasukkan kita ke dalam surga. Bayangkan saja, betapa ruginya seseorang yang telah lelah beramal, namun amalannya itu tak diterima oleh Allah ta'ala sedikitpun. Ibarat orang yang lelah bekerja, namun ketika tiba masa gajian, ternyata ia tak mendapat gaji sepeserpun. Oleh karena itulah orang-orang yang takut kepada Allah khawatir kalau-kalau amalannya tidak diterima.
Abdul ‘Aziz bin Abi Rawwad rahimahullah berkata:
أَدْرَكْتُهُمْ يَجْتَهِدُوْنَ فِيْ العَمَلِ الصَّالِحِ، وَإِذَا فَعَلُوْهُ وَقَعَ عَلَيْهِمُ الْهَمُّ، أَيُقْبَلُ مِنْهُمْ أَمْ لَا
“Aku mendapati mereka para Salafush Shalih bersungguh-sungguh dalam amal shalih, dan apabila mereka telah selesai beramal, muncullah dalam diri-diri mereka rasa bimbang bahwasanya apakah amalan mereka itu diterima ataukah tidak.” (Lathaiful Ma’arif hal. 376)

Sabtu, 16 Juni 2018

GODAAN TERBESAR BAGI LAKI-LAKI


عَنْ أُسَامَةَ بْنِ زَيْدٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ: مَا تَرَكْتُ بَعْدِي فِتْنَةً أَضَرَّ عَلَى الرِّجَالِ مِنَ النِّسَاءِ
Dari Usamah bin Zaid radhiyallahu ‘anhuma, dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: “Tidaklah aku meninggalkan setelahku nanti, sebuah ujian yang lebih berbahaya bagi laki-laki melebihi godaan wanita.” (HR. Bukhari 5096 dan Muslim 2740)
Hadits ini menunjukkan kepada kita akan besarnya fitnah (ujian) wanita. Bahkan ia adalah sebesar-besar godaan bagi laki-laki yang bisa membuatnya lalai dari agamanya.

Selasa, 31 Januari 2017

SYIRIK, Dosa Besar yang Paling Besar

Meng-esakan Allah dalam beribadah, inilah tauhid yang merupakan inti ajaran Islam dan dakwah seluruh Nabi dan Rasul ‘alaihimussalam. Dengan tauhid inilah dibedakan antara penduduk surga dan penduduk neraka, antara muslim dengan kafir, dan antara mukmin dengan munafik. Tauhid adalah kandungan dari syahadat laa ilaaha illallaah.