Kamis, 15 Juni 2017

MENGINGAT AKHIRAT

Seberat apapun ujian dan cobaan yang menimpa kita, dengan mengingat akhirat pastilah akan terasa menjadi lebih ringan.
Sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah sementara. Bahkan ia hanyalah sekejap jika dibandingkan kehidupan akhirat yang kekal abadi tanpa batas.
Bagaikan setetes air di antara lautan yang sangat luas.
Sesuatu yang terbatas tidak bisa dibandingkan dengan sesuatu yang tak  terbatas. Kehidupan dunia berakhir dengan kematian.
Dan telah berlalu berjuta-juta orang mendahului kita. Satu per satu berguguran meninggalkan kehidupan dunianya.
Dan kita hanya sedang menunggu giliran...
Bahkan bisa jadi waktu kita telah dekat.

Maka beruntunglah  orang-orang yang bersabar ketika di dunia. Bersabar dalam mentaati Allah, dalam menjauhi larangan-Nya, dan bersabar dalam menghadapi takdir yang memilukan dari-Nya.
Allah 'azza wajalla telah berfirman:
وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِنَ الْأَمْوَالِ وَالْأَنْفُسِ وَالثَّمَرَاتِ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُمْ مُصِيبَةٌ قَالُوا إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ أُولَئِكَ عَلَيْهِمْ صَلَوَاتٌ مِنْ رَبِّهِمْ وَرَحْمَةٌ وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُهْتَدُونَ
"Dan Kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar  gembira bagi orang-orang yang sabar, yaitu yang apabila ditimpa musibah mereka mengucapkan: 'innaa  lillaahi wa innaa ilaihi  rooji'uun (sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali). Mereka itulah yang memperoleh ampunan dan rahmat dari Tuhannya, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk." (QS. al-Baqarah [2]: 155-157)
Sungguh seorang hamba sedang memilih jalan hidupnya di dunia. Dia memilih satu di antara dua pilihan: jalan kebaikan ataukah keburukan, jalan ketakwaan ataukah kedurhakaan, jalannya orang-orang yang beriman dan bertakwa ataukah jalannya orang-orang kafir dan pendosa, jalan menuju  surga ataukah jalan menuju neraka?
Manakah yang lebih baik dan lebih mudah, bersabar di dunia menghadapi ujian dari Allah, ataukah bersabar di akhirat menghadapi siksaan api neraka yang begitu pedih??!
Semoga Allah ta'ala menjadikan kita termasuk orang-orang yang sabar di dunia menghadapi ujian dari-Nya. Allahumma aamiin.


Abu Ibrohim Ari bin Salimin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.