Sabtu, 22 Juni 2019

PAHAMILAH KADAR DIRIMU


Al-Fudhail bin Iyadh rahimahullah berkata:
رَأْسُ الْأَدَبِ مَعْرِفَةُ الرَّجُلِ قَدْرَهُ
Pokok adab yang baik adalah pengenalan seseorang terhadap kadar dirinya.” (Al-Iqdul Farid 2/244, lihat Mawa'idhush Shalihina wash Shalihat hal. 144 karya Syaikh Hani al-Hajj hafidzahullah)
Ini adalah ucapan yang sedikit, namun sangat berfaedah, yang merupakan keistimewaan dari ucapan para ulama salaf. Orang yang tahu dan sadar akan kapasitas dirinya, dia akan berbuat sesuai apa yang ia miliki saja. Maka orang yang tahu bahwa dirinya tidak tahu, ia akan diam dan menuntut ilmu, bukan malah sok tahu. Dan ini adalah adab yang baik.
Salah seorang ulama berkata:
لَوْ سَكَتَ الجَاهِلُ لَقَلَّ الخِلَافُ
“Kalaulah orang-orang yang bodoh itu diam, pasti akan sedikitlah perselisihan.”
Yang lain mengatakan:
مَنْ تَكَلَّمَ فِيْ غَيْرِ فَنِّهِ أَتَى بِالْعَجَائِبِ
“Siapa yang berbicara bukan pada bidangnya, maka ia akan memunculkan keanehan-keanehan (karena kebodohannya).”
Demikian pula jika seseorang sadar dengan kedudukan dirinya, ia akan menunaikan amanah yang diembankan pada dirinya.
Maka seorang kepala rumah tangga, ia akan berusaha selalu bertanggung jawab atas keluarganya dunia dan akhirat, memberi mereka nafkah dan menjaga mereka dari siksa api neraka.
Seorang istri akan menunaikan hak-hak suaminya, dan juga berusaha selalu menutup auratnya ketika keluar rumah atau di hadapan yang bukan mahromnya.
Seorang anak akan berbakti pada orang tuanya.
Seorang guru akan mendidik murid-muridnya dan menjadi teladan bagi mereka.
Seorang murid akan selalu belajar dan juga menghormati gurunya.
Seorang muslim akan berusaha menunaikan hak-hak saudaranya dengan baik.
Demikian pula kita semua sebagai hamba Allah, maka kita harus memurnikan ibadah kita hanya kepada-Nya, dan menjauhi segala bentuk peribadahan kepada selain-Nya. Kita juga harus tunduk dan taat pada-Nya.
Semua ini adalah adab yang baik. Berawal dari kesadaran seseorang atas kapasitas dan kedudukan dirinya, dia akan menunaikan adab-adabnya; adab kepada Allah ta'ala, kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, adab kepada orang tua, kepada suami/istri, kepada tetangga, kepada teman, dll.
Oleh karena itulah, pokok adab yang baik adalah pengenalan seseorang terhadap kadar dirinya. Bahkan orang yang sadar akan kadar dirinya, ia akan berusaha menjadi orang yang bertakwa. Allahu a'lam.
--------
Abu Ibrohim Ari bin Salimin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.