Jumat, 14 April 2017

JUJURLAH DALAM MENCARI HIDAYAH

Saudara dan saudariku kaum muslimin dan muslimat...
Jujurlah dalam mencari hidayah.
Hidayah adalah engkau mengetahui kebenaran kemudian engkau diberi taufik oleh Allah untuk mengamalkannya.
Ikutilah orang-orang yang telah mendapatkan hidayah dan telah diridhai oleh Allah ta'ala. Mereka adalah para sahabat Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam.
Allah ta'ala telah berfirman tentang para sahabat dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik:
وَالسَّابِقُونَ الْأَوَّلُونَ مِنَ الْمُهَاجِرِينَ وَالْأَنْصَارِ وَالَّذِينَ اتَّبَعُوهُمْ بِإِحْسَانٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ وَأَعَدَّ لَهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي تَحْتَهَا الْأَنْهَارُ
"Dan orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama masuk Islam dari golongan sahabat Muhajirin dan Anshar serta orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan mereka pun ridha kepada Allah. Dan Allah menyiapkan bagi mereka surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai." (QS. at-Taubah [9]: 100)

Sekali lagi jujurlah dalam mencari hidayah. Ambillah kebenaran jika telah jelas bahwa itu datang dari al-Qur'an dan hadits sesuai dengan pemahaman orang-orang yang telah mendapat hidayah dan petunjuk (para sahabat Nabi radhiyallahu ‘anhum).
Jangan sampai kita menolak kebenaran hanya karena tidak cocok dengan perasaan kita. Juga jangan kita lebih suka berdebat demi mengutamakan ego kita.
Ingatlah, semua ucapan kita akan kita pertanggung jawabkan di hadapan Allah subhanahu wata'ala.
Sesungguhnya kita sangat membutuhkan hidayah. Hidayah yang menuntun kita dalam berjalan menuju surga
Ketika seseorang itu jujur dalam mencari hidayah, maka insyaallah pasti ia akan diberi hidayah oleh Allah subhanahu wata'ala.
Allah ta'ala telah berfirman:
وَالَّذِينَ جَاهَدُوا فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا
"Orang-orang yang bersungguh-sungguh mencari keridhaan Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami." (QS al-Ankabut: 69)
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
مَا ضَلَّ قَوْمٌ بَعْدَ الهُدَى كَانُوْا عَلَيْهِ إِلَّا أُوتُوْا الجَدَلَ
"Tidaklah suatu kaum itu tersesat setelah mendapatkan hidayah, kecuali karena mendatangi perdebatan." (HR at-Tirmidzi 3253 dan Ibnu Majah 48, dinilai hasan oleh Syaikh al-Albani dalam Shahihut Targhib wat Tarhib 141)
Semoga Allah senantiasa melimpahkan hidayah-Nya kepada kita, dan menjaga kita tetap berada di atas hidayah hingga akhir hayat kita. Barakallahu fiikum.

Abu Ibrohim Ari bin Salimin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.